The Artwork with The Right Technology

The solution of problem should be done by the right methods in technology and Product Design of ITATS can realize it.

Sunday, August 31, 2008

Cirikhas Kurikulum


  1. Mata Kuliah Inti menjadi Kompetensi Utama yang membawa semua epistemologi keilmuan dari mulai Sains, Teknologi, dan Seni, yang disebut Mata Kuliah Studio Desain Produk.

  2. Mata Kuliah Pendukung Utama dan Pendukung Lain disusun secara pararel berdasarkan bobot tingkat kerumitan isi permasalahan yang dihadapi pada setiap level semester dan bukan pada Peta Keilmuan yang faktanya saling bertumpang tindih selama ini.

  3. Menetapkan Kompetensi Utama adalah basis keilmuan desain yang menitik beratkan pada inovasi dan kreatifitas.

  4. Menetapkan Kompetensi Pendukung adalah berbasis pada teknopreneurship, bisnis teknologi, dan muatan lokal budaya bangsa yang berpotensi global. Muatan – muatan ini menjadi mata kuliah Minor dalam Kurikulum.

    Source : Buku Pedoman Kurikulum 2008 Jurusan Desain Produk - ITATS

Informasi Jurusan Desain Produk - ITATS

VISI JURUSAN DESAIN PRODUK

  • Menjadi pusat unggulan yang terpercaya dalam pendidikan, pengembangan, dan penerapan keilmuan desain produk yang dibutuhkan oleh masyarakat baik nasional maupun global.

MISI JURUSAN DESAIN PRODUK

  • Menciptakan citra salah satu Jurusan Desain Produk yang terpercaya dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di Indonesia Timur dan Regional Asia pada umumnya
  • Menyelenggarakan Pendidikan Desain Produk untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam menjawab tuntutan kemajuan di bidang perencanaan & perancangan produk
  • Mengembangkan penelitian yang berorientasi di bidang desain produk yang inovatif dan kreatif
  • Mengembangkan serta menjaga nilai, etika dan moral akademis kepada setiap peserta didik dan staf lingkungan Jurusan dalam usaha meningkatkan masyarakat ilmiah yang berbudaya Indonesia
  • Mengembangkan pelayanan teknologi dan informasi desain yang berupa kemampuan perencanaan sebagai solusi atas suatu masalah desain sebagai sarana meningkatkan jejaring untuk mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan
  • Selalu siap menerima perubahan dalam hal pengembangkan manajemen Jurusan yang lebih kreatif, efektif dan efisien.

KOMPETENSI JURUSAN DESAIN PRODUK

  • Mampu menghasilkan lulusan yang beriman, berfikir kreatif dengan berfokus pada solusi desain secara terpadu, terampil secara desain, berjiwa wirausahawan di bidang bisnis teknologi dan peka akan peluang pasar, maupun tujuan ekonomi global, serta bersikap etis, akomodatif, mudah bekerjasama, & selalu ingin belajar.
  • Mampu menciptakan budaya dan menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang mencakup pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni / desain untuk memberdayakan masyarakat
  • Mampu mengembangkan diri dalam proses perbaikan manajemen internal yang selalu berkelanjutan dan pengembangan jaringan kerjasama dengan pihak eksternal sejalan dengan kebijakan nasional dan globalisasi.

    Source : Buku Dokumen Pedoman Kurikulum 2008 Jurusan Desain Produk - ITATS

Desain Roadsweeper untuk Area Perkotaan


Sejalan dengan perkembangan kota di negara kita segala fasilitas dan sarana umum dibangun dalam kerangka jaman modern namun dalam penyelenggaraan kebersihan kota terutama sekali penyapuan jalan raya masih berkesan jauh dari jaman modern karena fasilitas kebersihan ini masih menggunakan perangkat yang konvensional. Walaupun sudah ada perangkat penyapu jalan yang lebih canggih namun penggunaannya tidak dapat berkelanjutan karena alasan ekonomi dan dan biaya operasional yang cukup besar menjadi alasan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk menghentikan penggunaan fasilitas ini yang dikenal dengan sebutan mesin penyapu jalan atau Road Sweeper.
Konsep desain sarana penyapu jalan raya (road sweeper design concept) adalah upaya penulis untuk menyederhanakan mesin penyapu jalan yang sudah ada yakni mesin penyapu jalan agar dapat berfungsi lebih efektif dan efisien. Artian efektif adalah fleksibel dalam penggunaannya yakni selain untuk menyapu jalan raya juga mampu untuk menyapu trotoar dan area yang lebih sempit dengan konsep pengoperasian secara manual karena mesin ini dibuat lebih ringkas dan berukuran kecil. Efisien dalam artian harga produksi yang lebih terjangkau dan perawatan yang mudah karena dibuat secara asembly menggunakan komponen yang sudah ada dipasaran sehingga dari produksinya pun tidak memakan biaya tinggi serta pekerjaan menyapu jalan dapat dikerjakan cepat. Melalui pengamatan dan wawancara hingga kuisioner dilakukan untuk menetapkan konsep desain penyapu jalan, data primer dan sekunder turut mengisi jalan pembahasan agar dapat menjadi sebuah konsep sarana penyapu jalan yang diharapkan.
Dari proyek desain ini diharapkan dapat memberikan nilai lebih dan dan menjadi alternative sarana penyapu jalan yang lebih efektif dan efisien serta mampu mengatasi permasalahan kebersihan jalan kota serta dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja penyapu jalan (pasukan kuning). Dari konsep desain ini juga dapat menjadi sumbangan yang berguna bagi bangsa dan negara.

Penulis : Rony H, Hasil Tugas Akhir, Lulusan Tahun 2008

Stylize Furniture


Kemajuan jaman telah menambah kompleksitas dalam hal kebutuhan hidup. Aktifitas manusia khususnya mahasiswa / pelajar semakin padat. Oleh karena itu
mahasiswa mencari kenyamanan terhadap semua kebutuhan hidup yang sangat
mendasar. Seiring dengan perkembangan jaman, maka bermunculan produk-produk furniture yang bersaing ketat dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen khususnya furniture pada rumah tangga. Misalnya produk furniture untuk kamar tidur yang biasa disebut loft bed / bunk bed furniture, seperti meja belajar, tempat tidur dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat konsumen mencari kenyamanan fasilitas.

Pemberian produk furniture pada kamar tidur adalah solusi yang baik tetapi konsumen kurang menikmati produk tersebut, mengingat dibutuhkan tempat yang besar untuk meletakkan produk tersebut. Konsumen kurang menikmati kenyamanan pemakaian produk. Hal tersebut membuat konsumen mencari produk furniture yang simple dan minimalis.

Tujuan membuat produk Stylize Furniture ini adalah agar konsumen dapat menikmati produk ini dalam hal multifungsi tanpa harus membutuhkan tempat yang luas sehingga dapat memberikan kepuasan konsumen dalam realita kehidupan saat ini.

Setelah melakukan pembahasan serta penelitian dari segala segi Penulis berharap produk ini dapat lebih bersaing dengan perusahaan lainya dalam perancangan produk furnitur.

Penulis : Faza Wahmuda, Karya Tugas Akhir, Lulusan Tahun 2008

Saturday, August 30, 2008

What is Product Design ?

Product design can be defined as the idea generation, concept development, testing and manufacturing or implementation of a product (physical object or service). Product Designers conceptualize and evaluate ideas, making them tangible through products in a more systematic approach. The role of a product designer encompasses many characteristics of the marketing manager, product manager, industrial designer and design engineer. The term is sometimes equated with industrial design.
The role of the product designer combines art, science and technology to create tangible three-dimensional goods. This evolving role has been facilitated by digital tools that allow designers to communicate, visualize and analyze ideas in a way that would have taken greater manpower in the past.
Skill Needed
Product designers are equipped with the skills needed to bring products from conception to market. They should have the ability to manage design projects, and subcontract areas to other sectors of the design industry. Aesthetics is considered important in Product Design but designers also deal with important aspects including technology, ergonomics, usability, human factors and material technology.
As with most of the design fields the idea for the design of a product arises from a need and has a use. It follows a certain method and can sometimes be attributed to more complex factors such as association and
telesis. Also used to describe a technically competent product designer or industrial designer is the term Industrial Design Engineer. The Cyclone vacuum cleaner inventor James Dyson for example could be considered to be in this category (see his autobiography Against The Odds, Pub Thomson 2002)